Masakan Tradisional Jepang

Takoyaki

Takoyaki (たこ焼き) adalah makanan cemilan tradisional Jepang yang biasa dibuat secara tradisional oleh keluarga-keluarga Jepang secara rumahan. Nama makanan asal daerah Kansai di Jepang, berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi potongan gurita di dalamnya. Di daerah asi cemilan. Takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah takoyaki yang disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulanga, takoyaki biasa dijual antara 200-400 yen.

Resep Takoyaki (Octopus Balls)
Bahan isi takoyaki :
• Baby octopus (bayi gurita) 200 gram, rebus dan cincang
• Tenkasu (rice crispy) secukupnya
Bahan adonan dasar takoyaki :
• Air 400 ml
• Konbu 10 cm, potong selebar 2 cm
• Katsuo-bushi 15 gram
• Tepung terigu protein rendah 200 gram
• Putih telur 4 butir
• Kuning telur 2 butir
• Margarin 2 sendok makan
Pendamping takoyaki :
• Bulldog saus 50 ml
• Saus inggris 25 ml
• Mayones 50 gram
• Benishoga (acar jahe) secukupnya
Cara membuat adonan dasar takoyaki :
1. Masukkan konbu dalam panci, masak di atas api kecil. Angkat beberapa saat sebelum air mendidih.
2. Campur katsuo-bushi dalam air rebusan konbu sambil di aduk selama 2 menit. Saring dan dinginkan.
3. Campur terigu, telur dan garam. Tuang air kaldu, aduk hingga rata. Sisihkan.
Cara membuat takoyaki :
1. Tuang adonan takoyaki pada cetakan yang sudah diolesi dengan margarin hingga penuh.
2. Taburi bagian atasnya dengan rice crispy dan masukkan baby octopus (bayi gurita). Masak di atas api kecil.
3. Bila sudah setengah matang, balik adonan dengan bantuan tusuk sate/ tusuk besi.
4. Masak hingga berwarna kecoklatan. Angkat dan sajikan bersama saus pendamping dan benishoga.

Mie Soba

Soba merupakan mie tradisional Jepang yang terbuat dari bahan dasar gandum, dan dapat dinikmati dingin, maupun panas. Mie Jepang yang dapat ditelusuri sejarahnya hingga abad ke-16 ini, kini sudah mengalami banyak perkembangan di Jepang, sehingga jenis dan cara memasaknya pun juga beragam. Mie soba tradisional Jepang umumnya hanya terbuat dari bahan dasar tepung gandum, tepung terigu dan air. Untuk hasil terbaik, campuran tepung gandum dan tepung terigu sebaiknya berasio 4:1, dan ditambah air hingga 38-40 persen.

Bahan dasar:

400gr tepung gandum (soba-ko)
100gr tepung terigu (komugi-ko)
1 cup air
1 sendok teh tepung terigu untuk ditabur

Cara membuat:

1) Tuangkan campuran tepung kedalam mangkuk besar yang datar, dan aduk rata dengan tangan.
2) Tambahkan 1 cup air, campur rata menggunakan tangan.
3) Setelah tercampur rata, basahkan tangan dengan air dan gulung adonan menjadi bentuk bola.
4) Terus aduk adonan dengan gaya berputar, dari bagian luar bola. Gaya mengaduk seperti ini disebut Kikuneri (mengaduk seruni) di Jepang, karena menghasilkan bentuk bunga seruni pada bagian atas adonan. Kikuneri menghilangkan udara dalam adonan, sehingga lebih mudah dicetak.
5) Saat adonan bola sudah padat, letakkan pada permukaan datar yang sudah ditaburi tepung, dengan bentuk bunga seruni menghadap kebawah.
6) Bentuk adonan menjadi silinder, dan ratakan menggunakan gilingan kue (rolling pin). Lakukan gaya putar 30 derajat setiap beberapa gulungan, untuk mendapatkan permukaan yang rata.
7) Setelah rata, balikkan adonan dan lakukan hal yang sama pada sisi sebaliknya, sampai adonan berbentuk kotak dengan ketebalan sama dengan kertas karton.
8)Belah adonan menjadi dua, dan taburkan tepung pada kedua potongan secara rata. Lipat masing-masing potongan sebanyak tiga kali, sehingga terlihat delapan lapisan.
9) Dengan pisau tajam, potong adonan selebar ukuran tebal lapisan, sehingga berbentuk mie.
10) Rebus setiap 100gr mie dalam 1 liter air. Mie sebaiknya dimasukkan setelah air mendidih. Rebus mie selama 45 detik hingga satu menit.
11) Untuk soba rebus, masukkan mie yang sudah matang dalam mangkuk, dan siram dengan air kaldu. Untuk soba dingin, saring air dari mie yang sudah matang, dan siram dengan air dingin.
Hidangkan dengan saos celup kecap asin (shoyu) yang dingin.

Okonomiyaki

Okonomiyaki (お好み焼き?) adalah makanan Jepang dengan bahan tepung terigu yang diencerkan dengan air atau dashi, ditambah kol, telur ayam,makanan laut atau daging babi dan digoreng di atas penggorengan datar yang disebut teppan. Okonomiyaki adalah salah satu jenis masakan teppanyaki yang bisa dimakan begitu saja atau sebagai lauk teman nasi putih. Okonomiyaki sering dimakan dngan sendok datar yang disebut kote (hera) yang juga berfungsi sebagai sodet sewaktu membalik okonomiyaki. Dalam bahasa Jepang, okonomi berarti “suka-suka” (yang disuka, yang diinginkan) dan yaki berarti “panggang” (istilah “goreng” hanya digunakan di Jepang bila makanan digoreng dengan minyak yang sangat banyak). Sesuai dengan namanya, lapisan atas (topping) okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang yang mau memakan.

Bahan:

  • 120 gr terigu (tepung okonomiyaki atau tepung tempura kalau ada)
  • 175 cc air atau dashi
  • 200 gr kol
  • 1 butir telur ayam
  • daun bawang sesuai selera
  • bahan isi: daging, udang, atau cumi-cumi (berat dan jumlah sesuai selera)
  • saus okonomiyaki
  • mayones
  • katsuobushi

Cara membuat:

  1. Encerkan tepung dengan air atau dashi yang dibuat dari katsuobushi dan kombu, aduk-aduk hingga rata, tapi jangan diaduk terlalu lama karena adonan bisa menjadi keras
  2. Tambahkan telur ke dalam adonan
  3. Campurkan irisan kol (lebar kira-kira 1 cm) ke dalam adonan, aduk sedemikian rupa agar udara masuk ke dalam campuran adonan agar hasil gorengan tidak keras
  4. Tuang sedikit minyak ke atas penggorengan datar, tuangkan campuran kol dan tepung terigu dan bentuk bulatan dengan diameter sekitar 25 cm dan ketebalan 2,5 cm.
  5. Hias dengan topping telur (atau telur mata sapi), daging, makanan laut dan sebagainya sesuai selera
  6. Tunggu hingga bagian bawah adonan matang betul lalu balik dengan menggunakan dua buah sodet secara bersamaan seperti ketika penjual martabak membalik martabak. Kalau ada, kote (sodet untuk menggoreng okonomiyaki) bisa digunakan untuk membalik okonomiyaki. Bagian paling unik dari memasak okonomiyaki adalah sewaktu membalik okonomiyaki agar tidak patah berantakan.
  7. Tunggu hingga daging matang dan kecilkan api
  8. Olesi atau tuang dengan saus okonomiyaki sesuai selera
  9. Tambahkan mayones Jepang bila suka dan bentuk motif garis-garis agar bagus
  10. Taburkan katsuobushi dan aonori di atasnya bila suka
  11. Potong-potong sewaktu masih berada di atas penggorengan dan hidangkan bersama penggorengannya.

Tips:

  • Simpan campuran adonan tepung terigu dengan air di dalam lemari es sekitar 8 jam agar gluten yang terdapat dalam tepung terigu menjadi stabil dan okonomiyaki yang dihasilkan tidak menjadi keras.
  • Daging yang susah matang atau tebal sebaiknya digoreng dulu secara terpisah.
  • Tambahkan tauge atau rebusan mi telor untuk merubah Okonomiyaki menjadi Hiroshimayaki.
  • Tuangkan sekitar 2-3 sdm adonan tepung di atas irisan kol sewaktu membuat Hiroshimayaki agar kol tidak menjadi berantakan sewaktu dibalik.
  • Kalau membuat okonomiyaki yang tebal, tutupi dengan tutup panci sewaktu menggoreng agar lebih mudah matang.

Tentang febryano

saya lahir 25 februari 1991,sekarang saya kuliah di budi luhur angkatan 2009-2010.
Tulisan ini dipublikasikan di Masakan Jepang, Masakan Tradisional Jepang. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s